Optimalisasi Lahan Brandgang, Petugas dan WBP Lapas Narkotika Purwokerto Intensifkan Perawatan Tanaman Terong

    Optimalisasi Lahan Brandgang, Petugas dan WBP Lapas Narkotika Purwokerto Intensifkan Perawatan Tanaman Terong
    Optimalisasi Lahan Brandgang, Petugas dan WBP Lapas Narkotika Purwokerto Intensifkan Perawatan Tanaman Terong

    PURWOKERTO – Memasuki pertengahan bulan April, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Purwokerto terus menunjukkan komitmennya dalam program kemandirian bagi warga binaan, Pada Senin Pagi (13/4/2026).

    Nampak petugas pemasyarakatan bersama warga binaan nampak sibuk melakukan perawatan rutin tanaman terong di area brandgang.

    Kegiatan ini difokuskan pada pemeliharaan intensif guna memastikan kualitas panen yang maksimal. Langkah-langkah perawatan meliputi pembersihan gulma, pemangkasan tunas air, pemberian pupuk, hingga pemeriksaan kesehatan daun untuk mengantisipasi serangan hama.

    Area brandgang yang biasanya hanya berfungsi sebagai jalur pengamanan dan sterilisasi, kini disulap menjadi lahan hijau yang produktif yang nantinya memiliki nilai ekonomis dan tentunya bermanfaat bagi keberlangsungan kegiatan pembinaan kemandirian warga binaan. 

    Kepala Lapas Narkotika Purwokerto, Mochammad Sjaefoedin, menyampaikan bahwa pemilihan tanaman terong didasarkan pada karakteristiknya yang relatif tahan cuaca dan memiliki nilai ekonomi yang stabil di pasar lokal.

    "Kami tidak hanya sekadar menanam, tetapi kami ingin memastikan setiap bibit yang ditanam dapat menghasilkan hasil yang berkualitas. Perawatan hari ini adalah kunci agar saat panen nanti, hasilnya bisa maksimal baik secara kuantitas maupun kualitas, " ujarnya. 

    Program Pembinaan Kemandirian selain bertujuan untuk ketahanan pangan internal, kegiatan ini merupakan bagian integral dari program pembinaan kemandirian. Melalui praktik langsung di lapangan, warga binaan dibekali dengan ilmu agronomi praktis yang diharapkan dapat menjadi modal keterampilan saat mereka kembali ke masyarakat nantinya.

    Diharapkan dengan adanya konsistensi perawatan ini diprediksi akan membawa masa panen dalam beberapa minggu ke depan dengan target capaian yang lebih tinggi dibanding periode sebelumnya.

    Dengan adanya kegiatan ini, Lapas Narkotika Purwokerto membuktikan bahwa jeruji besi bukan penghalang bagi produktivitas, dan setiap jengkal lahan dapat dioptimalkan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.

    (Humas Elkapur)

    banyumas lapas narkotika purwokerto petugas lapas narkotika purwokerto wbp lapas narkotika purwokerto
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    Semarak HBP ke 62, Bapas Purwokerto gelar...

    Artikel Berikutnya

    Lapas Purwokerto Gelar Pelatihan Pembuatan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Polda Jateng Ungkap Jaringan Sumur Minyak Ilegal di Hutan Blora
    Koops TNI Habema Hadirkan Rasa Aman, Warga Distrik Kembru Kembali Pulang dan Kibarkan Bendera Merah Putih
    PKBM Kembaran Cek Kesiapan Program Kejar Paket A, B, dan C di Lapas Purwokerto
    Wujudkan Lingkungan Sehat, Klinik Pratama Lapas Narkotika Purwokerto Berikan Layanan Kesehatan Bagi Warga Binaan
    Lapas Purwokerto Gelar Pelatihan Pembuatan Sapu Lakop bagi Warga Binaan

    Ikuti Kami