Purwokerto – Bapas Kelas II Purwokerto resmi memasuki babak baru kepemimpinan. Bertempat di Aula Lantai 2 Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Senin (13/4), prosesi Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Manajerial serta Serah Terima Jabatan menandai pergantian nahkoda di instansi tersebut.

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini diselenggarakan secara hibrida, menggabungkan kehadiran fisik di Semarang dengan akses virtual melalui Zoom Meeting bagi jajaran terkait. Di tengah deretan pejabat yang dilantik, posisi Kepala Bapas Purwokerto menjadi salah satu dalam agenda penyegaran organisasi di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ini.
Dari Bau-Bau ke Purwokerto
Berdasarkan Lampiran II Surat Kepala Kantor Wilayah nomor WP.13.SA.03.03-13, jabatan Kepala Bapas Kelas II Purwokerto kini resmi diemban oleh Nasirudin. Nasirudin sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bapas Kelas II Bau-Bau di Sulawesi Tenggara Ia menggantikan Bluri Wijaksono.
Perpindahan ini bukan sekadar rotasi administratif, melainkan bagian dari strategi besar peningkatan kualitas bimbingan kemasyarakatan di wilayah Jawa Tengah.
Pesan Integritas dan Harapan Baru
Kepala Kantor Wilayah, Mardi Santoso, dalam arahannya menekankan bahwa setiap pejabat harus menjadi motor penggerak integritas.
"Mutasi adalah sarana penguatan organisasi. Saya berpesan kepada seluruh pejabat yang baru dilantik agar langsung tancap gas. Bapas memiliki peran krusial dalam sistem peradilan pidana melalui litmas dan pembimbingan, maka integritas harus menjadi harga mati, " tegas Mardi Santoso.
Di sisi lain, Bluri Wijaksono menyampaikan rasa terima kasih dan harapannya bagi masa depan Bapas Purwokerto.
"Tugas di Purwokerto memberikan banyak kenangan dan capaian yang luar biasa berkat kerja keras tim. Saya titipkan Bapas Purwokerto kepada Bapak Nasirudin. Saya yakin, dengan pengalaman beliau dari Bau-Bau, Bapas Purwokerto akan mampu melahirkan inovasi-inovasi baru dalam pelayanan klien pemasyarakatan, " ungkap Bluri.

Menyambut tongkat estafet tersebut, Nasirudin menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan program unggulan yang telah ada sekaligus melakukan adaptasi cepat terhadap dinamika di Jawa Tengah.
"Merupakan kehormatan bagi saya untuk mengabdi di Purwokerto.Kami akan terus berupaya menjadikan Bapas Purwokerto sebagai instansi yang semakin profesional dan akuntabel, " tutup Nasirudin.
(Humas Bapas Purwokerto)

Devira Arum